Mangrove Park di Negeri Laskar Pelangi

0 21



detikTravel Community – Belitung punya banyak sudut keindahan alam. Salah satunya, taman bakau yang satu ini.

Selama ini, Pulau Belitung dikenal akan keindahan baharinya, berupa pantai dan pulau-pulau nan eksotis yang mengitarinya. Ya, Negeri Laskar Pelangi ini memang dipenuhi pantai dan pulau-pulau berparas menawan yang sayang bila tak disambangi. Hanya saja, kini Pulau Belitung bukan hanya sekadar pantai dan pulau-pulau kecil saja. Pulau terbesar kedua di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini mulai menawarkan objek wisata lain, salah satunya hutan mangrove yang mempesona.

Hari itu, karena sebuah pekerjaan yang harus kami selesaikan, saya dan Pak Dwi Haryadi, dosen yang kini adalah rekan kerja saya itu terbang ke Pulau Belitung, dari tempat kami bekerja di Pulau Bangka. Hari kedua, seraya menunggu seorang aktivis lingkungan di pulau itu yang hendak kami wawancarai, kami pun mengajak Dwiki Setiawan, Erika dan Herky Erlanda, mahasiswa asal Belitung untuk mendatangi tempat wisata yang belum sempat kami datangi di pulau itu. Mulanya, mereka menawarkan sebuah pantai yang katanya tak kalah indah dengan Pantai Tanjung Kelayang ataupun Tanjung Tinggi. Oleh karena letaknya yang lumayan jauh, saya pun meminta mereka untuk menemani kami menuju kawasan wisata hutan mangrove yang sedang viral di sosial media.

“Oh, yang ada kapalnya itu? Itu di daerah Juru Seberang, tak terlalu jauh dari sini,” kata salah seorang dari mereka saat kami berada tak jauh dari pusat Kota Tangjung Pandan, ibukota Kabupaten Belitung.

Selang tak berapa lama, kami pun berangkat menuju tempat yang kami maksud. Saat melintasi jalan menuju destinawi wisata yang masih tergolong baru itu, saya ingat akan peristiwa Gerhana Matahari Total tahun 2016 silam. Inilah jalan yang dulu kami, para Laskar Gerhana DetikCom, pagi-pagi buta menuju Pelabuhan Tanjung Batu, demi menyaksikan peristiwa langka gerhana matahari total yang melintasi langit Belitung dari tengah laut Belitung. Sepanjang jalan, yang terlihat adalah rumah-rumah penduduk Pulau Belitung yang khas, masih didominasi rumah tradisonal orang Melayu. Ini menarik sekali.

“Belok kanan, Pak,” salah seorang mahasiswa tadi kembali memberi instruksi.

Pak Dwi Haryadi, yang kala itu bertugas membawa mobil yang kami rental setibanya di Bandara Internasional HAS Hanandjoedin itu, sigap membanting setir. Jalan mulai menyempit, tapi aspalnya tetap mulus. Setelah melewati beberapa kali persimpangan, kami pun harus melewati jalan yang hanya berlapiskan tanah merah dan agak berdebu. Setelah membayar karcis masuk sebesar Rp. 5.000/ orang, kami pun mulai memasuki kawasan Belitung Mangrove Park, nama tempat yang kami datangi. Suasana baru pun masih kental terasa, termasuk bekas pembangunan beberapa fasilitas di kawasan ini.

Sebuah bangunan gagah dengan material kayu yang mendominasi pun menyambut kedatangan kami. Itulah bangunan pertama yang menyambut wisatawan yang datang, sebelum akhirnya kita harus melewati jembatan yang lumayan panjang di atas sebuah muara menuju lokasi wisata yang sesungguhnya; Belitung Mangrove Park. Sepanjang perjalanan berjalan kaki itu, tampak tepian barat Pulau Belitung yang ditumbuhi beraneka rupa tumbuh-tumbuhan khas tepi pantai, seperti pohon cemara laut dan yang pasti adalah sekumpulan mangrove dengan beragam ukuran. Beberapa sisi juga tampak sedang disisipi oleh mangrove kecil yang baru saja ditanam oleh pengelola.

Semakin jauh, semakin pula kita disajikan pemandangan Belitung Mangrove Park yang didominasi oleh jembatan panjang meliuk-liuk, dengan pemandangan mangrove dan beberapa fasilitas menarik, seperti sarang burung raksasa dan pondok-pondok yang khas pada setiap ruas tertentu.Di tengah-tengah, tentu saja adalah sebuah kapal raksasa yang menjadi ciri paling khas Belitung Mangrove Park. Lalu, jembatan yang meliuk-liuk ini menuju laut, sebelum melingkar dengan pemandangan Pulau Kelemoa dan lanskap Tanjung Pandan yang mempesona. Ya, bila ingin mencari sisi lain pariwisata Pulau Belitung, datanglah ke Belitung Mangrove Park!



Source link – Sumber : Detik.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.