Remaja Perfeksionis Rentan Stres dan Depresi

0 17



Jakarta – Selain mendapat perlakuan diskriminatif maupun bully dari luar, pemicu stres dan depresi bagi remaja juga bisa disebabkan oleh faktor dalam diri seperti rasa ambisius dan perfeksionis.

“Remaja stres disebabkan oleh perfeksionisme dalam diri, terlalu ambisius. Misal gak bawa pensil alis bisa stres sendiri,” tutur dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ saat ditemui pada acara Diskusi Hari Kesehatan Jiwa Dunia, Rabu (10/10/2018).


Rasa ambisius terkadang dibutuhkan bagi remaja untuk mendorong mereka dalam melakukan sesuatu. Namun, ambisi bisa bersifat negatif apabila tidak diimbangi dengan realitas secara nyata.

“Pengin kurus seperti Kendall Jenner tapi pas jajan di kantin makannya mi instan dua bungkus, ya nggak nyambung,” tambahnya.

Remaja juga kerap kali dituntut untuk melakukan sesuatu secara sempurna, baik oleh keluarga maupun lingkungan.

“Masa remaja itu masa serba nanggung. Pinter salah, enggak pinter makin salah. Ngumpulin tugas duluan dicap nggak setia kawan, telat ngumpulin kena omel guru. Jadinya mereka bingung lama kelamaan bisa stres,” tutupnya.

(up/up)



Source link – Sumber : Detik.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.