Touring Jauh, Mana Lebih Bertenaga Vario 125 atau Yamaha Lexi?

0 22



Jakarta/Sukabumi – Tim ototest detikOto melakukan test ride jarak jauh, untuk membandingkan performa All New Honda Vario 125 CBS ISS dan Yamaha Lexi S. Test pertama dilakukan pada 9 Oktober 2018, dengan menempuh rute sejauh kurang lebih 186 km, dari kantor detikcom di Tendean Jakarta Pusat ke Geopark Ciletuh di Sukabumi Jawa Barat.

Pertama-tama mari kita bahas performa dari All New Honda Vario 125 CBS ISS. Di atas kertas, skutik ini memiliki keluaran tenaga maksimal mencapai 10,9 dk/ 8.500 rpm dan torsi puncak 10,8 Nm/ 5.000 rpm. Untuk dibawa di wilayah perkotaan dengan lalu lintas yang padat, All New Vario 125 CBS ISS sudah memiliki performa cukup mumpuni, karena torsi bisa dikail sejak putaran mesin 5.000 rpm.

Misal yang dirasakan test rider 2 saat dibawa menembus kemacetan dari Simpang Pancoran hingga Depok, skutik ini cukup asyik dikendarai. Karena selain dimensi bodi yang ramping, performa mesin mendukung untuk aktivitas stop n go. Pantauan sekilas pandang, kami bisa mencapai top speed hingga 80 km/jam, menggunakan All New Vario 125, di kondisi jalur perkotaan.


Ada kelebihan, tentu ada kekurangan. Misal seperti yang dirasakan test rider 1 saat harus berjibaku melewati jalanan naik turun yang ekstrem di jalur Loji menuju Geopark Ciletuh. Performa mesin All New Vario 125 CBS ISS dirasa kurang dibandingkan Lexi 125 S.

Sekarang beralih ke Yamaha Lexi S. Data pabrikan mengungkap tenaga maksimal skutik ini ada di kisaran 11,7 daya kuda/8.000 rpm, sedangkan torsinya sekitar 11,3 Nm/7.000 rpm. Yang menarik, mesin Yamaha Lexi 125 telah dibekali fitur VVA atau Variable Valve Actuation. Teknologi ini diklaim Yamaha bisa menjaga tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin (rpm).

Di jalur perkotaan yang rata dan lurus, teknologi ini memang belum terasa besar manfaatnya, karena motor lebih sering stop n go dan bermain di putaran mesin rendah. Namun VVA sangat bermanfaat ketika Lexi 125 S diharuskan melahap medan-medan ekstrem seperti tanjakan di sepanjang jalur Loji menuju Geopark Ciletuh.

Tenaga motor terus terjaga dan terisi. Setiap rpm melewati angka 6.000, maka indikator VVA akan muncul di panel instrumen. (dry/ddn)




Source link – Sumber : Detik.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.