Wakili Indonesia, Vania Fitryanti Bawa Rumah Gadang di Miss International 2018

0 21



Jakarta
Vania Fitriyanti Herlambang akan mewakili Indonesia di Miss International 2018 November ini. Membawa misi mempromosikan pariwisata dan budaya bangsa Indonesia di dunia internasional, Vania akan membawa ‘rumah gadang’ di kontes kecantikan itu.

Kostum nasional yang bertema ‘Dynamism of Rumah Gadang’ ini menjadi pilihan yang dijagokan di Miss International 2018 yang berlangsung di Tokyo Dome City Hall, Jepang. Desainer Dynand Fariz, dipercayakan untuk menciptakan kostum nasional bertemakan rumah tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat.

“Akan tunjukkan kepada dunia bahwa Rumah gadang ini menjadikan rumah yang seakan akan melayani di atas khayalan dan mimpi setiap orang, bahwa harus datang ke Indonesia karena rumah-rumah ini sangat indah dan hanya ada di Indonesia,” ungkap Dynand di acara Konferensi Pers Vania Fitriyanti Herlambang Goes to Miss International 2018 di Aula Sasono Wiwoho, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018)


Dinamakan ‘Dynamism of Rumah Gadang’, kostum nasional ini terbuat dari kain tenun yang filosofinya mengingatkan bahwa alam adalah sahabat. Rumah Gadang merupakan rumah kayu yang mampu memahami bahasa alam, sekalipun alam sedang menggetarkan tanahnya, rumah ini tetap kokoh dan berayun mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut.

“Pembuatan proses satu bulan dengan berat total 20 kilogram. Ini sebagai kekayaan budaya bangsa dengan menampilkan ide detail rumah mirip rumah aslinya tapi dalam bentuk miniatur dan tentunya dengan pertimbangan bisa dipakai dan bisa dibawa,” ujar sang desainer yang juga pria dibalik kesuksesan Jember Fashion Carnaval (JFC).

Sementara itu, keserasian warna hitam, merah dan sentuhan emas yang akan dikenakan Puteri Indonesia Lingkungan 2018 ini merupakan warna ‘Marawa Minangkabau’. Dimana hitam melambangkan akal dan budi, merah melambangkan keberanian, dan kuning emas melambangkan keagungan masyarakat Minangkabau.

Bagi Vania sendiri kostum nasional ‘Dynamism of Rumah Gadang’ ini merefleksikan dirinya yang anggun dan kokoh. Alumni Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia ini pun menambahkan ada tantangan tersendiri baginya dalam membawakan kostum nasional tersebut.

“Cukup berbeda dari desain JFC karena biasanya ada sayap-sayap terus ini nggak ada, dan ini vertikal. Ada tantangan tersendiri untuk membawakan national costume, saya juga masih belajar karena baru fitting dua hari lalu. Di awal perancangan kostum kita ingin modifikasi yang tadinya sayap jadi vertikal dan juga memperlihatkan karakter serta background saya, selain anggun saya juga bisa perkasa,” ujar Vania.

Wanita berusia 22 tahun ini juga optimis bisa meraih kemenangan kembali di Miss International yang sebelumnya diraih oleh Kevil Lilliana di Miss International 2017. Berbagai persiapan pun telah dijalani Vania mulai dari persiapan fisik hingga mental.

“Selama tujuh bulan ke belakang banyak sekali persiapan yang dilakukan, tidak hanya mental, fisik tapi juga apa misi yang akan dibawa ke ajang Miss International. Dan juga sebagai representasi dari Indonesia, pesan-pesan apa yang akan dibawa untuk Indonesia,” imbuh Vania

(agm/ami)



Source link – Sumber : Detik.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.